Keluar dari PKS, Anis, Fahri, dan Mahfudz Dirikan Partai Gelora | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Keluar dari PKS, Anis, Fahri, dan Mahfudz Dirikan Partai Gelora


PENDIRI. Ketum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta dan Waketum, Fahri Hamzah, Sekjend Mahfudz Siidig bersama para kadernya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/11). (FOTO: Ridwan/JawaPos.com)

POLITIK

Keluar dari PKS, Anis, Fahri, dan Mahfudz Dirikan Partai Gelora


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah buka-bukaan soal struktur Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia. Anis Matta akan menjabat sebagai ketua umum (Ketum) partai dan Mahfudz Siddiq sebagai sekretaris jenderal (Sekjen).

“Tanggal 10 (November) hari ini tadi sudah selesai diumumkan bahwa ketua umum kita adalah Pak Anis Matta. Saya wakil ketua umum, sekjennya Pak Mahfudz Siddiq, bendahara umumnya Pak Ahmad Riyadi. Kami berempat ini memang pernah menjadi anggota DPR,” kata Fahri di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, sebagaiamana dilansir JawaPos.com, Minggu (10/11).

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menuturkan, sebagian besar pengurus Partai Gelora Indonesia merupakan mantan anggota DPR RI dari Fraksi PKS. Namun, banyak juga pesohor dari berbagai kalangan, mulai dari ulama hingga tokoh daerah.

“Banyak juga tokoh-tokoh wilayah, tokoh-tokoh pesantren, (tokoh) agama, kiai, kami mulai dulu dari yang ada,” ucap Fahri.

Fahri menegaskan, rencananya deklarasi Partai Gelora Indonesia akan digelar pada Januari 2020 mendatang. Deklarasi tersebut dilakukan setelah Partai Gelora Indonesia dinyatakan sah sebagai partai.

“Kami berharap Januari seluruh dokumen dari Kementerian Hukum dan HAM yang menyatakan bahwa Partai Gelombang Rakyat Indonesia atau Gelora Indonesia ini sudah sah menjadi perserta Pemilu,” pungkasnya.

Sementara Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta menyatakan, partai baru yang dinahkodainya mengusung ideologi Islam Nasionalis. Pedomannya tetap Pancasila dan terbuka untuk seluruh komponen masyarakat Indonesia.

“Partai ini insyaallah akan menjadi partai yang terbuka artinya, untuk seluruh rakyat Indonesia. Azasnya adalah Pancasila, jati diri tetap Islam dan kita ingin hentikan seluruh perdebatan polarisasi Islam dengan nasionalis,” kata Anis Matta.

Mantan Presiden PKS ini menyebut, target suara Partai Gelora tidak tersekat pada kalangan tertentu saja, misalnya Islam. Ia menyebut, target voters Partai Gelora adalah seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

“Saya ingin Partai Gelora ini menjadi titik temu seluruh komponen bangsa dari aliran yang beda-beda. Jadi ini seperti sungai saya ingin buat bangsa ini seluruhnya dengan semua komponennya mengalir di situ,” ucap Anis.

Anis juga tak menampik, tak sedikit kader dari PKS yang berpindah ke Partai Gelora. Namun, sebagian besar anggotanya berasal dari organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi).

Kendati demikian, Anis pun tak menampik jika sebagian besar anggota Partai Gelora merupakan barisan sakit hati dari PKS. Namun ia memastikan Partai Gelora tak akan bekerja atas landasan sakit hati.

“Saya tidak menafikkan bahwa kami punya konflik dulu di PKS. Termasuk Pak Fahri juga, ini fakta yang tidak bisa kita ingkari. Tapi kami tidak bekerja dengan latar sakit hati,” paparnya.

Anis juga menegaskan, apa yang sudah dikerjakan di PKS sejak awal akan menjadi acuan kerja di Gelora, meskipun dengan banyak inovasi di dalamnya.

“Pada dasarnya semua narasi yang kita kembangkan di sini sudah saya kembangkan dahulu semenjak saya masih di PKS baik sebagai Sekjen maupun sebagai Presiden,” ungkapnya. (jpg)

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita lainnya POLITIK

To Top