Diduga Serangan Jantung, Rektor Unimor Tutup Usia di Kamar Hotel | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Diduga Serangan Jantung, Rektor Unimor Tutup Usia di Kamar Hotel


TUTUP USIA: Rektor Univetsitas Timor (Unimor), Arnoldus Klau Berek. (FOTO: Istimewa)

PERISTIWA/CRIME

Diduga Serangan Jantung, Rektor Unimor Tutup Usia di Kamar Hotel


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Rektor Univetsitas Timor (Unimor), Arnoldus Klau Berek, dikabarkan meninggal di sebuah kamar hotel di Jl. Piet A. Tallo, Kelurahan Oesapa, Kamis (28/11) pagi.

Ketua Senat Universitas Timor (Unimor), Marten Patiung kepada media ini di Kefamenanu, Kamis (28/11) membenarkan kabar tersebut.

Menurut Marten, Rektor Unimor tersebut transit di Kupang karena hendak berangkat ke Jakarta untuk tugas kedinasan. “Benar, Pak Rektor Unimor telah tutup usia di salah satu kamar Hotel Neo Aston Kupang pagi tadi,” ungkap Marten Patiung.

Marten menambahkan, Arnoldus berangkat dari Kefamenanu ke Kupang menggunakan pesawat dari Bandara Bere Talo Atambua dan tiba di Bandara El Tari Kupang, Rabu (27/11) siang. Sesuai jadwal, jelas Marten Patiung, Rektor Unimor akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta Kamis (28/11) pagi ini sehingga bermalam di hotel yang dekat bandara.

“Pak Rektor mau ke Jakarta. Ada perjalanan dinas ke Kementerian. Namun sesuai jadwal beliau bermalam di Kupang,” jelasnya.

Marten menyebutkan, Rektor Arnoldus dikabarkan meninggal dunia saat hendak dibangunkan oleh receptionis hotel untuk segera bersiap karena pesawat pagi tujuan Jakarta akan segera take off.

Upaya yang dilakukan pihak hotel untuk membangunkan sang Rektor baik itu melalui telepon seluler maupun mengetuk pintu namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga pihak hotel membuka paksa pintu kamar dan menemui Arnoldus sudah dalam keadaan sudah tidak sadarkan diri.

Saat itu juga, petugas hotel langsung mengevakuasi Rektor Arnoldus ke salah satu rumah sakit di Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis namun tidak berhasil.

“Pak Rektor (Arnoldus Klau Berek, Red) dikabarkan meninggal saat hendak dibangunkan oleh petugas hotel. Saat buka paksa kamar hotel, Pak Rektor sudah dalam kondisi tak sadar. Petuga hotel lalu evakuasi Pak Rektor ke rumah sakit terdekat, namun sampai di rumah sakit kondisi Pak Rektor sudah tidak bernyawa lagi,” jelas Marthen.

Terkait dugaan penyebab kematian korban, jelas Marten Patiung, selama ini pihaknya mengetahui Rektor Unimor memiliki riwayat penyakit jantung. Karena itu, lanjutnya, kematian Rektor Unimor ini diduga kuat karena penyakit/serangan jantung.

“Pak Rektor selama ini punya riwayat penyakit jantung sehingga besar dugaan beliau meninggal karena serangan jantung,” pungkasnya. (mg26)

Facebook Comments

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan, Keluarga Tolak Otopsi Jasad Rektor Unimor | Timex Kupang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top