Jenazah Rektor Unimor Dimakamkan, Mahasiswa dan Kerabat Merasa Kehilangan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jenazah Rektor Unimor Dimakamkan, Mahasiswa dan Kerabat Merasa Kehilangan


UPACARA PEMAKAMAN. Suasana upacara pemakaman Arnoldus Klau Berek secara kedinasan di halaman rumah almarhum di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Sabtu (30/11) petang. (FOTO: Petrus Usboko/Timex)

KABAR FLOBAMORATA

Jenazah Rektor Unimor Dimakamkan, Mahasiswa dan Kerabat Merasa Kehilangan


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Jenazah Rektor Universitas Negeri Timor (Unimor) Kefamenanu, Arnoldus Klau Berek dimakamkan di halaman rumahnya yang terletak di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Sabtu (30/11) petang.

Salah satu pendiri Unimor di Kabupaten TTU tersebut meninggal dunia karena serangan jantung saat transit di Kupang untuk melakukan tugas kedinasan ke Jakarta.

Kepergian sang Rektor ini meninggalkan duka mendalam bagi civitas akademika Unimor, pasalnya Arnoldus baru delapan bulan kembali menduduki jabatan sebagai rektor di kampus itu.

Dari rumah duka yang terletak di RT/RW: 002/001, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, jenazah Almarhum Arnoldus Klau Berek disemayamkan untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari segenap civitas akademika Unimor Kefamenanu.

Selain para dosen dan ratusan mahasiswa Unimor, puluhan rekanan pendiri Unimor di TTU pun tampak hadir di rumah duka untuk melayat dan memberikan penghormatan terakhir.

Di bagian dari depan rumah duka, tampak lebih dari seratus karangan bunga baik perseorangan maupun instansi juga terlihat berjajar mengiringi kepergian almarhum Arnoldus Klau Berek.

Arnoldus Klau Berek adalah rektor pertama Unimor sejak berdiri di Kabupaten TTU. Hingga meninggalnya, almarhum Rektor Arnoldus menjabat sebagai rektor kedua setelah Unimor berubah status dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Seluruh civitas akademika Universitas Timor (Unimor) merasa kehilangan atas meninggalnya Rektor, Arnoldus Klau Berek, yang ditemukan tak bernyawa saat menginap di Hotel Neo Kupang pada Kamis (28/11) pagi.

BACA JUGA: Diduga Serangan Jantung, Rektor Unimor Tutup Usia di Kamar Hotel

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unimor, Yasintus Bria mengatakan, saat menjabat sebagai Ketua BEM Unimor, dirinya sering bertemu dengan rektornya itu. Di mata Yasintus, sosok Arnoldus merupakan pemimpin yang baik. “Jadi bapak rektor yang saya kenal orangnya baik hati dan menyayangi mahasiswanya,” ungkapnya.

Kebaikan sang rektor, ungkap Yasintus ditunjukan lewat nasihat dan dukungan kepada mahasiswa yang studi di kampus itu untuk selalu melakukan inovasi dan kreativitas.

“Apalagi kalau kami lakukan kegiatan, beliau sangat dukung. Kalau kita melakukan kegiatan positif yang mendukung kegiatan akademis,” ungkapnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Agustinus Talan, kerabat seperjuangan almarhum Arnoldus dalam mendirikan Unimor di TTU.

Menurut Agustinus, sosok almarhum Arnoldus dikenal sebagai orang yang bertanggungjawab dan seorang pekerja keras. Setiap pekerjaan yang dilakukan tentu akan diselesaikan dengan baik.

“Beliau (Almarhum Arnoldus Klau Berek, Red) Sosok yang bertanggungjawab dan kerja keras. Berkat perjuangan beliau Unimor bisa berdiri di Kabupaten TTU. Kepergian almarhum membuat saya merasa kehilangan,” ungkap Agustinus. (mg26)

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top