11 Bulan Honorer K2 Kota Kupang Belum Terima Insentif | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

11 Bulan Honorer K2 Kota Kupang Belum Terima Insentif


PERTANYAKAN NASIB. Ratusan tenaga honorer K2 Kota Kupang menyampaikan permasalahan tentang belum dibayarkannya insentif mereka di kantor DPRD Kota Kupang, Jumat (29/11). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

11 Bulan Honorer K2 Kota Kupang Belum Terima Insentif


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Ratusan orang tenaga honorer Katagori Dua (K2) tingkat Kota Kupang sejak Januari 2019 sampai saat ini belum menerima insentif. Mereka pun mengadu ke DPRD Kota Kupang, dan diterima Ketua Komisi IV, Maudy Dengah didampingi anggota Jhon G. Seran dan Richard Odja.

Ketua Forum K2 Kota Kupang, Saka Nenosaban, pada kesempatan itu, mengatakan, ada dua hal yang mereka pertanyakan, pertama, apakah masih ada insentif untuk honorer K2? Pasalnya selama 11 bulan sejak Januari hingga November 2019, mereka belum menerima insentifnya.

“Kedatangan kami ke kantor DPRD, hanya ingin meminta kejelasan, apakah insentif ini masih didapat atau tidak? Karena setiap tahun kami mendapatkannya, namun tahum ini, sejak Januari sampai sekarang juga belum ada tanda-tanda akan menerima insentif,” kata Saka Nenosaban saat diwawancarai di kantor DPRD Kota Kupang, Jumat (29/11).

Saka mengaku, insentif biasanya didapat setiap bulan dengan nilai Rp 500 ribu. Hal kedua yang dipertanyakan, lanjut Saka, adalah mengenai sertifikasi yang merupakan aturan pemerintah pusat.

“Ada teman-teman yang sudah mengabdi selama puluhan tahun dan berhak menerima sertifikasi, dan membutuhkan SK Wali Kota Kupang agar dapat sertifikasi, maka kami juga meminta penjelasan pemerintah, apakah sertifikasi dapat diproses atau tidak,” tanya Saka.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Maudy Dengah, mengatakan, Komisi IV telah memfasilitasi para tenaga honorer bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

“Pada pertemuan ini juga Kepala Dinas Pendidikan sudah mengaku akan segera menyerahkan SK ke Wali Kota Kupang untuk ditandatangani, agar insentif segera dicairkan,” kata Maudy.

Menurut Maudy, Kepala Dinas Pendidikan dalam penjelasannya mengaku, SK untuk pencairan insentif sudah disiapkan, namun masih menunggu tandatangan Wali Kota. Paling lambat minggu ini sudah bisa dicairkan.

“Kami akan tetap mengawal persoalan ini, agar hak-hak para tenaga honor ini dapat diperjuangkan dan mereka bisa menerimanya dalam waktu dekat,” tutup politikus Partai Demokrat itu. (mg25/joo)

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top