SMPN 4 Langke Rembong Gelar Ujian Semester Berbasis Online Manfaatkan HP Android Siswa | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

SMPN 4 Langke Rembong Gelar Ujian Semester Berbasis Online Manfaatkan HP Android Siswa


TANPA KERTAS PENSIL. Para siswa SMPN 4 Langke Rembong di salah satu ruangan ujian serius mengerjakan soal-soal dengan HP Android mereka, Senin (2/12). (FOTO: Fansi Runggat/Timex)

PENDIDIKAN

SMPN 4 Langke Rembong Gelar Ujian Semester Berbasis Online Manfaatkan HP Android Siswa


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Sebuah langkah maju dilakukan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Memanfaatkan kemajuan tekonologi, para siswa yang tengah mengikuti Ujian Semester itu mengerjakan/menjawab soal-soal berbasis online dengan menggunakan handphone adroid masing-masing siswa.

Sebagaimana terpantau TIMEXKUPANG.com, Senin (2/12), sekolah yang beralamat di Kampung Lao, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong itu melewati hari pertama ujian semester berbasis online, dimana soal-soal diunduh di HP masing-masing lalu menjawab tanpa harus menulis di lembar kertas jawaban.

Tak tampak ada kertas dan pensil/pena di atas meja para siswa. Yang ada hanya HP di tangan masing-masing siswa dengan soal yang tampak di layar HP. Hanya disetiap ruangan ujian diawasi satu orang guru pengawas.

Kepala SMPN 4 Langke Rembong, Wenseslaus Resman Yan, tampak ikut memantau jalanya ujian berbasis online dari ruang yang satu ke ruangan lainnya.

Ia ingin memastikan bahwa semua proses ujian berlangsung aman dan lancar. Sementara para guru operator dan teknisi, berada ditempat khusus serta selalu memantau peserta secara online.

Wenseslaus didampingi teknisi, Isidorus Aprino Tondo, menjelaskan, mereka memutuskan melaksanakan ujian berbasis online menggunakan HP Android karena sebelumnya sudah melalui proses uji coba saat ujian tengah semester (UTS) dan ujian kenaikan kelas.

Menurut Kepala Sekolah, kali ini ada sedikit perbedaan karena server tidak tersimpan di sekolah, melainkan soal-soal online yang servernya ada di pusat.

“Kalau UTS dan ujian kenaikan sekolah sebelumnya, itu siswa ujian pakai HP dan servernya ada di sekolah. Sekarang berbasis webside ini servernya ada di Jawa. Itu diakses secara global. Artinya, ujian di sekolah ini bisa disaksikan oleh siapa saja. Saat ujian, android yang dipakai siswa itu langsung koneksi dengan server yang pusat,” jelas Wenseslaus diamini Isidorus.

Lanjut Wenseslaus, ujian sebelumnya dengan menggunakan HP, boleh dikatakan masih sistem semionline dan itu tergantung pada jaringan server di sekolah. Tapi ujian berbasis webside kali ini, jaringan secara global. Disini lanjut dia, pihaknya bekerja sama dengan Telkomsel. Jaringanya menggunakan Telkomsel 4G. Sehingga semua HP milik peserta ujian disesuaikan dengan aplikasi 4G.

Wenseslaus menambahkan, jumlah peserta ujian semester berbasis online di sekolahnya sebanyak 623 orang, baik itu siswa kelas VII, VIII, dan kelas IX. Ujian juga dilaksanakan sejak 2 – 14 Desember 2019. Pelaksanaanya pakai sesi, yakni untuk kelas IX jadwalnya tanggal 2 – 5 Desember. Kelas VIII, jadwalnya tanggal 6 – 10 Desember. Sementara kelas VII, jadwalnya tanggal 11 – 14 Desember.

“Supaya tidak terkendala dengan jaringan, kami bekerjasama dengan PT Telkomsel. Jadi Telkomsel yang menyediakan kartu internet termurah. Masing-masing HP peserta kita masukan program untuk ujian ini. Semua siswa juga sudah mahir melaksanakan ujian menggunakan HP sehingga tidak ada lagi simulasi. Usai kerja soal ujian, peserta langsung tahu hasilnya,” ungkap Wenseslaus.

Menurutnya, ujian berbasis online ini tujuanya agar para siswa dapat menikmati kemajuan teknologi dengan cara yang lebih praktis. Tentu hanya dengan menggunakan HP Android milik para siswa.

Wenseslaus menyebutkan, apa yang dilakukan sekolah merupakan upaya menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Bahkan rencananya, untuk daftar siswa baru nanti, SMPN 4 Langke Rembong akan menerapkan sistem online.

Nanti, kata Wenseslaus, pihaknya turun ke setiap SD untuk perkenalan SMPN 4 dan sistem teknologi yang ada. Kata dia, SMP Katolik Imacualata dan SMK Negeri 1 Wae Ri’i sudah melakukan study banding ke SMPN 4 Langke Rembong terkait pemanfaatan teknologi ini.

“Untuk Manggarai, baru SMPN 4 Langke Rembong yang melaksanakan ujian berbasis webside. Ada SMP Katolik Imaculata yang ujian gunakan HP, tapi masih sistem semi online. Sebelumnya SMP Imaculata ini dan SMKN Wae Ri’i datang study banding di sini. Mereka belajar soal teknis dan model ujianya,” pungkasnya.

Karyawan Telkomsel Ruteng, Yosep Mario Lautambul, kepada media ini mengatakan, baru SMPN 4 Langke Rembong yang bekerjasama dengan Telkomsel, dalam hal menyukses pelaksanaan ujian berbasis online.
Tentu ujian yang langsung akses ke webside perlu sinyal atau jaringan yang kuat.

“Ujian ini bukan pakai semi online, tapi langsung akses ke webside. Disini butuh jaringan yang kuat. Semua peserta ujian kali ini, kita bantu dengan program kartu internet murah. Kartu 4G dan ini masih harga promo. Baru di sekolah ini ada kerja sama, karena baru sekolah ini juga yang melaksanakan ujian berbasis webside dengan menggunakan media HP,” ungkap Yoseph. (Krf3)

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top